{"id":1906,"date":"2026-09-14T10:28:16","date_gmt":"2026-09-14T10:28:16","guid":{"rendered":"https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/?p=1906"},"modified":"2026-09-14T10:28:16","modified_gmt":"2026-09-14T10:28:16","slug":"pjkr-um-id-tekankan-prestasi-akademik-dan-olahraga-harus-berjalan-beriringan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/?p=1906","title":{"rendered":"PJKR UM.ID Tekankan Prestasi Akademik dan Olahraga Harus Berjalan Beriringan"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/12-1024x576.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1915\" srcset=\"https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/12-1024x576.png 1024w, https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/12-300x169.png 300w, https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/12-768x432.png 768w, https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/12-142x80.png 142w, https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/12.png 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">PJKR Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) menekankan pentingnya keseimbangan prestasi akademik dan olahraga dalam pembinaan mahasiswa. Penegasan tersebut disampaikan dalam PJKR UM.ID Award 2026 yang memberikan apresiasi kepada mahasiswa melalui kategori Academic Excellence dan Sport Achievement. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Ketua Program Studi PJKR UM.ID, Dr. Aridhotul Haqiyah, M.Pd., mengatakan pencapaian mahasiswa, baik di bidang akademik maupun olahraga, merupakan hasil dari proses yang membutuhkan disiplin, konsistensi, dan kerja keras. Menurut dia, mahasiswa PJKR tidak cukup hanya memiliki kemampuan fisik dan prestasi di lapangan. Mereka juga perlu menunjukkan kemampuan akademik sebagai bagian dari kompetensi yang harus dimiliki calon tenaga profesional di bidang pendidikan jasmani. \u201cJadikan penghargaan ini bukan sebagai titik akhir, melainkan sebagai awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi. Teruslah belajar, berlatih, berproses, rendah hati, dan jangan pernah berhenti bercita-cita,\u201d pesan Aridhotul. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Pemberian penghargaan Academic Excellence menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap mahasiswa yang menunjukkan capaian di bidang akademik. Kategori tersebut sekaligus menempatkan kemampuan intelektual sebagai bagian penting dalam pembinaan mahasiswa PJKR. Selain mengembangkan kemampuan olahraga, mahasiswa dituntut memahami ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan pendidikan jasmani. Sementara itu, kategori Sport Achievement menjadi ruang penghargaan bagi mahasiswa yang menunjukkan prestasi olahraga. Kemampuan tersebut tetap perlu dikembangkan melalui latihan, kompetisi, dan proses pembinaan yang berkelanjutan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">PJKR UM.ID menilai kedua aspek tersebut perlu berjalan bersama. Mahasiswa pendidikan jasmani diharapkan memiliki kemampuan akademik sekaligus mampu mengembangkan potensi olahraga yang dimilikinya. Aridhotul juga mengingatkan mahasiswa penerima penghargaan agar tidak menjadikan capaian tersebut sebagai akhir dari proses. Penghargaan yang diterima diharapkan menjadi motivasi untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi pada kesempatan berikutnya. Mahasiswa yang belum memperoleh penghargaan juga didorong untuk tetap mengembangkan kemampuan. Proses menuju prestasi membutuhkan keberanian untuk mencoba, kemauan belajar, konsistensi berlatih, dan evaluasi secara berkelanjutan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">PJKR UM.ID juga mendorong mahasiswa untuk meningkatkan daya saing hingga ke tingkat regional, nasional, maupun internasional. Upaya tersebut sejalan dengan tuntutan terhadap lulusan PJKR yang tidak hanya memahami teori pendidikan jasmani, tetapi juga memiliki kompetensi, karakter, kepemimpinan, dan kemampuan berkompetisi.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"590\" src=\"https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/1224-1024x590.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1916\" srcset=\"https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/1224-1024x590.png 1024w, https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/1224-300x173.png 300w, https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/1224-768x443.png 768w, https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/1224-139x80.png 139w, https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/1224.png 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size wp-block-paragraph\">Melalui PJKR UM.ID Award 2026, pembinaan mahasiswa diarahkan untuk membangun budaya prestasi yang mencakup kemampuan akademik dan olahraga. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya dituntut berprestasi di lapangan, tetapi juga memiliki kemampuan intelektual dan karakter yang mendukung profesinya kelak.(humasumindonesia)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PJKR Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) menekankan pentingnya keseimbangan prestasi akademik dan olahraga dalam pembinaan mahasiswa. Penegasan tersebut disampaikan dalam PJKR UM.ID Award 2026 yang memberikan apresiasi kepada mahasiswa melalui kategori Academic Excellence dan Sport Achievement. Ketua Program Studi PJKR UM.ID, Dr. Aridhotul Haqiyah, M.Pd., mengatakan pencapaian mahasiswa, baik di bidang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1915,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1906","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-fakultas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1906","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1906"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1906\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1917,"href":"https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1906\/revisions\/1917"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1915"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1906"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1906"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fkip.umindonesia.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1906"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}